Langsung ke konten utama

Tips Sehat Olahraga ketika Berpuasa


Assalamualaikum, Sobat Sinta!!
Puasa bukan alasan untuk kalian berhenti berolahraga. Selamat berpuasa, olahraga merupakan salah satu elemen penting yang harus rutin kita lakukan, agar badan kita tetap sehat bugar jasmani dan rohani. Habib Noorbhai, ahli biokinesis mengatakan ada penelitian yang menunjukkan bahwa berpuasa selama 30 hari berturut-turut tanpa olahraga dapat meregresi kekuatan dan kebugaran.
Karena itu, Sobat Sinta. Penting bagi kita sebagai umat muslim untuk mempertahankan olahraga rutin selama bulan Ramadhan. Noorbhai juga mengatakan, jika anda berhenti berolahraga selama satu bulan, itu sama dengan kehilangan empat bulan latihan. Ia juga menambahkan, waktu yang ideal untuk berlatih adalah 90 menit sebelum matahari terbenam (berbuka puasa). Berikut, beberapa tips dari Noorbhai untuk berolahraga selama ramadhan:
1.      Hentikan segera latihan jika merasa pusing dan mual
2.      Rencanakan, kapan sobat harus tidur dan kapan harus bangun. Usahakan, beristirahat tidak kurang dari tujuh jam.
3.      Pertimbangkan untuk tidur siang tidak lebih 30 menit, maksimal 1 jam. Hal ini mecegah agar tubuh kita tidak menjadi lemas.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Macam-Macam Thoriqoh Dan Tokoh

TOKOH-TOKOH dan SEJARAH  THARIQAH 1.       Thariqah Qadariyah T h arekat yang didirikan oleh Wali Agung Syaikh ‘Abdul Qadir al-Jailani. Nama lengkapnya Say i d Abu Muhammad ‘Abdul Qadir al-Jailani’ putra dari Abu Shaleh Musa Jangki Dausat bin Abdullah. Ayahnya merupakan keturunan Imam Hasan al-Mutsanna bin al-Hasan bin Ali bin Abu Thalib yang juga putra Fathimah az-Zahra binti Rasulullah. Dilahirhan pada tahun 471 H di daerah Jilan yaitu pedesaan yang terletak di daerah Thabaristan. Pada waktu kecil ia tidak mau menyusu pada ibunya di siang hari pada bulan Ramadhan. Ketika berusia remaja ia mengembara untuk menuntut ilmu Fikih kepada beberapa orang guru. Di antaranya Syaikh Abu Wafa Ali bin ‘Aqil’, Abu Khatabah al-Kalwadzani, dan lainnya. Ia belajar ilmu Adab pada Syaikh Abi Zakariya Yahya bin ‘Ali ath-Thibrizi dan berguru ilmu tarekat kepada Waliyullah Syaikh Khair Hamad bin Muslim ad-Dabbas. Sedang madat tasawuf ia terima dari tangan Abu Sa’id al-M...

Tafsir Al-Qur'an Surat Fushilat ayat 33-35

Berdakwah Dengan Perkataan Yang Baik (Surah Fushilat Ayat 33-35)        A.     Surat Fushilat ayat 33-35 وَ مَنْ اَ حْسَنُ قَوْلاًمِّمَّنْ دَ عَآ إِ لَى أ لَاللهِ وَعَمِلَ صَلِحًا وَ قَا لَ إِ نَّنِى مِنَ الْمُسْلِمِىْنَ                                                                                    وَ لاَ تَسْتَوِ ى الْحَسَنَتُ وَلاَ السَّىِّئَةُ اُ دْ فَعْ بِا لَّتِى هِىَ اَ حْسَنُ فَإِ ذَا الّذِ ى بَىْنَكَ وَ بَىْنَهُ عَدَا وَةٌ كَأَ نَّهُ وَ لِىُّ حَمِىْمٌ           ...

Malam Seribu Bulan

Lailatur Qadar atau biasa disebut pula sebagai “malam seribu bulan” adalah satu malam yang sangat istimewa di bulan Ramadhan. Orang yang berpuasa di bulan Ramadhan sangat mendambakan bisa mendapatkan malam ini. Sebab malam Lailatur Qadar punya banyak keutamaan dan keistimewaan. Lailatul Qadar atau Lailat Al-Qadar adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadan, yang dalam Al Qur’an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dan juga diperingati sebagai malam diturunkannya Al Qur’an. Deskripsi tentang keistimewaan malam ini dapat dijumpai pada Surat Al-Qadar, surat ke-97 dalam Al Qur’an. Terdapat pendapat yang mengatakan bahwa terjadinya malam Lailatul Qadar itu pada 10 malam terakhir bulan Ramadan, hal ini berdasarkan hadits dari Aisyah yang mengatakan : ” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan dan dia bersabda, yang artinya: “Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bula...